
Samsung Securities, Samsung SDS, dan Samsung Kartu pada 28 Mei memutuskan untuk bersama-sama mengakuisisi 1,39 juta saham Dunamu (perusahaan induk Upbit) yang dimiliki Kakao, dengan total nilai sekitar 612,8 miliar won Korea, dan menargetkan penyelesaian transaksi pada 19 Juni 2026. Ketiga anak perusahaan tersebut masing-masing berencana menjalin kerja sama dengan Dunamu di bidang sekuritas berbasis token, infrastruktur blockchain, serta pembayaran dengan stablecoin won Korea.
Rencana kerja sama anak perusahaan Samsung yang telah dikonfirmasi
Seorang pejabat terkait Samsung mengungkapkan bahwa akuisisi kali ini bertujuan untuk memperkuat daya saing keuangan digital masing-masing anak perusahaan. Samsung Securities berencana untuk memperdalam kerja sama dengan Dunamu dalam penerbitan, peredaran, serta layanan aset kripto pada sekuritas berbasis token (ST); Samsung SDS berencana menggabungkan teknologi TI, AI, komputasi awan, dan manajemen data mereka dengan pengalaman operasi blockchain milik Dunamu untuk membangun infrastruktur keuangan digital generasi berikutnya bagi institusi keuangan domestik; Samsung Kartu berencana bekerja sama dengan Dunamu dalam penerapan stablecoin won Korea, dengan menyediakan fitur pembayaran aset digital di aplikasi Monimo.
Pihak pengelola Dunamu menyatakan bahwa kedua belah pihak akan secara aktif bekerja sama di bidang produk keuangan berbasis blockchain, infrastruktur pembayaran, serta AI.
Investasi awal HanA Financial dan kerja sama USDC
HanA Financial Group pada 15 Mei 2026 membeli 6,55% saham Dunamu dari Kakao, senilai lebih dari 668 juta dolar AS. Ketua grup, Ham Young-joo, menyatakan bahwa investasi ini bertujuan untuk mempercepat inovasi dalam keuangan aset digital. Sebelumnya, pada Maret 2026, HanA Group telah mengumumkan kerja sama dengan Circle, penerbit USDC, dan sedang menguji fungsi konsumsi dengan kartu berbasis stablecoin di dalam negeri.
Latar belakang Kakao menjual Dunamu
Kakao telah menjual sekitar 1,5 miliar dolar AS saham Dunamu dalam waktu kurang dari sebulan, serta mengungkapkan bahwa mereka telah menetapkan AI sebagai strategi inti untuk mendorong bisnis AI melalui model Kanana milik mereka dan kerja sama dengan OpenAI. Selain itu, Upbit sebelumnya mengalami serangan peretasan senilai ratusan miliar won Korea, dan ditemukan oleh regulator Korea Selatan akibat kelalaian dalam proses KYC sebanyak 700.000 berkas.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa proporsi saham Dunamu yang diakuisisi masing-masing anak perusahaan Samsung?
Samsung Securities mengakuisisi 2% saham Dunamu, Samsung SDS dan Samsung Kartu masing-masing mengakuisisi 1%, sehingga ketiga anak perusahaan tersebut total mengakuisisi 1,39 juta saham dengan nilai sekitar 612,8 miliar won Korea (sekitar 480 juta dolar AS), dan menargetkan penyelesaian transaksi pada 19 Juni 2026.
Mengapa Kakao menjual saham Dunamu?
Kakao mengungkapkan bahwa mereka telah memindahkan fokus strategis dari mata uang kripto ke AI, dan sedang mendorong bisnis AI melalui model Kanana milik mereka serta kerja sama dengan OpenAI. Perusahaan tersebut dalam waktu kurang dari sebulan telah menjual sekitar 1,5 miliar dolar AS saham Dunamu.
Apa latar belakang HanA Financial Group yang sebelumnya melakukan investasi di Dunamu?
HanA Financial Group pada 15 Mei 2026 membeli 6,55% saham Dunamu dengan nilai lebih dari 668 juta dolar AS. Ketua grup menyatakan investasi ini bertujuan untuk mempercepat inovasi keuangan aset digital. HanA Group juga pada Maret 2026 mengumumkan kerja sama dengan Circle, penerbit USDC, untuk menguji fungsi konsumsi dengan kartu berbasis stablecoin di dalam negeri.