Berdasarkan data dari Korea Exchange, ETF Futures Long-KOSPI200 Short KODEX KOSDAQ150 milik Samsung Asset Management anjlok 55,6% pada paruh pertama 2026, mencatat kinerja terburuk di antara ETF domestik yang tidak memanfaatkan leverage dan inversi. Penurunan tersebut dipicu oleh kontras kinerja pasar: KOSPI200 naik 126,2% sementara KOSDAQ150 hanya naik 7,5%, sehingga kerugian pada posisi short ETF melebihi keuntungan dari posisi long.
Meski harga ETF turun tajam, nilai aset bersih ETF meningkat dari 13,3 miliar won Korea pada akhir 2025 menjadi 14 miliar won pada akhir Juni, yang menunjukkan adanya arus masuk modal baru ke investasi yang berfokus pada KOSDAQ.