Futures Tembaga Shanghai Naik Lebih dari 3% menjadi 107.560 yuan/ton pada 12 Mei

GateNews

Menurut Gelonghui, berjangka tembaga Shanghai naik lebih dari 3% menjadi 107.560 yuan/ton hari ini (12 Mei). Berjangka tembaga internasional juga menguat lebih dari 3%, diperdagangkan di 95.380 yuan/ton.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Futures Polysilikon Turun Hampir 5% menjadi 36.765 yuan/ton pada 12 Mei

Menurut Glontech, kontrak berjangka polikristal silikon di Bursa Berjangka Guangzhou Tiongkok turun hampir 5% pada 12 Mei, diperdagangkan pada 36.765 yuan per ton.

GateNews22menit yang lalu

Peru Mengeluarkan Dekrit Energi Darurat, Mengancam Pasokan Perak dan Tembaga dengan 21,8% Cadangan Global Berisiko

Peru telah mengeluarkan dekret energi darurat menyusul krisis likuiditas di perusahaan minyak milik negara, menurut data dari U.S. Geological Survey dan World Silver Association. Negara ini memegang 21,8% dari cadangan perak global dan menyumbang sekitar 14% dari produksi perak global, sekaligus menjadi pemasok tembaga utama dunia. Perak di Peru terutama diproduksi sebagai produk sampingan dari penambangan tembaga, dengan ekstraksi dan pemurnian yang sangat bergantung pada pasokan energi. Krisis

GateNews53menit yang lalu

Kebakaran Menara Pendingin di Kilang Salina Cruz yang Dilaporkan Pemex Meksiko Kini Telah Terkendali; 6 Orang Luka-luka

Menurut perusahaan minyak negara Meksiko Pemex, kebakaran menara pendingin di unit pembangkit hidroelektrik 2 Kilang Salina Cruz telah berhasil dikendalikan. Enam orang mengalami luka dalam insiden tersebut dan telah dirawat di rumah sakit fasilitas medis setempat. Pemex menyatakan bahwa situasinya terkendali dan tidak menimbulkan risiko bagi warga di sekitar.

GateNews56menit yang lalu

CEO Shell: Pasar Minyak Global Susut Hampir 1 Miliar Barrel

Perang Iran Memicu Kekurangan Minyak Bersejarah CEO Shell Wael Sawan memperingatkan pada 11 Mei 2026, saat konferensi pendapatan kuartal pertama perusahaan, bahwa pasar minyak global kekurangan hampir 1 miliar barel minyak mentah akibat berbulan-bulan gangguan yang dipicu oleh perang Iran. Menurut Sawan, minyak tersebut sama ada terjebak di kapal tanker atau tidak pernah diproduksi. “Fakta sulitnya adalah kami telah menggali lubang kekurangan minyak mentah mendekati 1 miliar barel saat ini, baik

CryptoFrontier1jam yang lalu

Raksasa Minyak Termasuk ExxonMobil, Shell Menawar Rekor $163M untuk Sewa Arktik Alaska pada Bulan Maret

Menurut Financial Times, produsen minyak besar termasuk ExxonMobil, Shell, dan Repsol mengajukan penawaran rekor senilai $163 juta pada bulan Maret untuk sewa di Cagar Minyak Nasional Alaska. Penawaran tersebut mencerminkan meningkatnya minat perusahaan energi global untuk eksplorasi di Arktik. Menurut U.S. Geological Survey, wilayah cagar tersebut mengandung perkiraan 8,8 juta barel minyak yang dapat dipulihkan. ConocoPhillips dan Santos yang berbasis di Australia juga ikut bersaing untuk sewa

GateNews2jam yang lalu

Dana lindung nilai merambah tanaman biofuel saat posisi minyak kedelai nyaris tiga kali lipat di tengah konflik Iran

Menurut Financial Times, dana lindung nilai telah membanjiri pasar komoditas pertanian untuk produksi bahan bakar nabati (biofuel) setelah volatilitas di pasar energi dipicu oleh konflik Iran. Posisi bersih pada minyak kedelai, yang digunakan untuk produksi biodiesel, hampir tiga kali lipat sejak pecahnya konflik Timur Tengah, menurut data U.S. Commodity Futures Trading Commission. Posisi jagung untuk produksi etanol telah beralih dari posisi bearish menjadi level bullish tertinggi sepanjang tah

GateNews2jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar