Perak Menguat Tipis di Sekitar $72/ons pada Kamis, Mendekati Terendah Tiga Pekan di Tengah Ketegangan Timur Tengah

GateNews

Pada Kamis, harga perak bergerak di sekitar 72 dolar AS per ounce, mendekati level terendah dalam tiga minggu, karena lonjakan biaya energi memperkuat kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi pasar akan potensi kenaikan suku bunga dari bank sentral utama.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk blokade angkatan laut AS terhadap Iran yang diumumkan oleh Presiden Trump dan hampir ditutupnya Selat Hormuz, telah mengganggu pasar global. Para trader pun menurunkan ekspektasi pemangkasan suku bunga tahun ini dan mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada 2027. Federal Reserve mempertahankan sikap kebijakannya tanpa perubahan, sesuai ekspektasi pasar, meski muncul perbedaan pendapat internal karena empat pejabat menolak.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar