SK Hynix diperkirakan akan membukukan laba operasi kuartal II rekor sebesar 63,55 triliun won dengan pendapatan 83,46 triliun won, menurut survei 14 perusahaan sekuritas yang dilakukan Yonhap Infomax pada tanggal 28. Angka proyeksi tersebut menunjukkan peningkatan year-over-year sebesar 589,82% pada laba operasi dan 275,41% pada pendapatan dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini didorong oleh meluasnya penjualan high-bandwidth memory (HBM) dan produk DRAM bernilai tinggi lainnya, serta meningkatnya harga untuk DRAM tujuan umum dan memori flash NAND. Investasi pusat data AI telah mendorong permintaan HBM, sementara pasokan yang terbatas telah mendorong harga DRAM server dan solid-state drive (SSD) kelas perusahaan. Konsensus mencerminkan estimasi analis yang diajukan dalam satu bulan terakhir, dengan margin laba operasi diperkirakan mencapai sekitar 76%. Dibanding kuartal sebelumnya, pendapatan diproyeksikan naik sekitar 58,7% dan laba operasi naik 69,0%.
Permintaan HBM dan Kenaikan Harga Memori Mendorong Lonjakan Laba Kuartal II
Kim Sun-woo, peneliti di Meritz Securities, memperkirakan laba operasi SK Hynix kuartal II sebesar 60,1 triliun won. Kim memproyeksikan average selling prices (ASPs) untuk DRAM dan NAND akan naik masing-masing 30% dan 49% dibanding kuartal sebelumnya. Kim mencatat bahwa kemitraan dengan pelanggan melalui perjanjian pasokan jangka panjang (LTA), equity swap, dan pembentukan joint venture diharapkan meningkatkan kepastian permintaan untuk memori dalam jangka menengah hingga panjang serta mengurangi volatilitas harga. Analisis tersebut mengaitkan lonjakan laba inti dengan meningkatnya penjualan DRAM bernilai tinggi termasuk HBM, yang dipadukan dengan kenaikan harga di segmen DRAM tujuan umum dan memori flash NAND.
Investasi Kioxia untuk Menambah 41,6 Triliun Won pada Pendapatan Non-Operasional
Kim Sun-woo dari Meritz Securities memperkirakan pendapatan non-operasional terkait investasi Kioxia milik SK Hynix bisa mencapai 41,6 triliun won pada kuartal II. Angka ini menggabungkan keuntungan penjualan dari special purpose company 1 (SPC1) Kioxia, keuntungan penilaian dari SPC2, dan keuntungan penilaian aset investasi lainnya. Menurut proyeksi Kim, gabungan laba operasi dan pendapatan non-operasional akan mendorong laba sebelum pajak melampaui 100 triliun won untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan. Keuntungan terkait Kioxia merepresentasikan dorongan sekali-guna yang signifikan terhadap hasil keuangan kuartal II.
Analis Menyesuaikan Prakiraan di Tengah Dinamika Pengiriman DRAM dan Harga
Noh Geun-chang, peneliti di Hyundai Motor Securities, memperkirakan laba operasi SK Hynix kuartal II sebesar 62,4 triliun won. Noh sedikit menurunkan estimasi laba karena pertumbuhan pengiriman DRAM yang berada di bawah ekspektasi awal serta refleksi ketentuan bonus kinerja. Namun, Noh menilai visibilitas laba tetap tinggi karena harga kontrak jangka panjang sedang ditetapkan di atas harga pasar saat ini dan klausul penegakan kontrak telah diperkuat. Noh mendiagnosis bahwa struktur pasokan telah berubah pada siklus AI saat ini dibanding siklus cloud di masa lalu, dengan produk memori kustom seperti HBM dan SOCAMM memiliki porsi lebih besar. Berbeda dengan masa lalu ketika perusahaan memori berkontrak langsung dengan penyedia layanan cloud (CSP), kini HBM dan SOCAMM sering disuplai melalui perusahaan semikonduktor AI seperti Nvidia. Noh memproyeksikan ekspansi produk premium termasuk HBM4, HBM4E, dan LPDDR6 akan mendorong kenaikan blended ASP.
Kim Young-gun, peneliti di Mirae Asset Securities, memaparkan prakiraan pertumbuhan ASP kuartal II sebesar 32,9% untuk DRAM dan 50,0% untuk NAND, tetapi menurunkannya dari estimasi sebelumnya. Sejalan dengan itu, Kim merevisi estimasi laba operasi kuartal II ke bawah sebesar 12% dari 70,7 triliun won menjadi 62,3 triliun won. Meski ada penyesuaian, Kim memperkirakan tren pertumbuhan laba jangka menengah hingga panjang akan terus berlanjut meskipun kenaikan harga melambat, dengan alasan harga HBM yang kuat dan pasokan memori tujuan umum yang ketat. Kim menjelaskan bahwa antrian pesanan perusahaan teknologi besar terus meningkat, sementara kapasitas pasokan memori yang tidak termasuk produksi HBM masih terbatas.
Target Harga Saham Rata-Rata 104,7% di Atas Level Saat Ini
Harga saham SK Hynix berada di 1,816 juta won. Harga target rata-rata dari perusahaan sekuritas adalah 3.72M won, sekitar 104,7% lebih tinggi dibanding level harga saat ini. Harga target terendah adalah 1,85 juta won, dekat dengan level saat ini, sementara harga target tertinggi adalah 4,3 juta won. Pelaku pasar memandang pengumuman laba kuartal II sebagai peristiwa kunci di mana panduan terkait tren harga memori paruh kedua, rencana pasokan HBM4, dan perluasan perjanjian pasokan jangka panjang akan menjadi variabel penting. Analis menyarankan bahwa jika disiplin pasokan dan permintaan dari investasi AI dipertahankan setelah lonjakan laba yang tajam, prakiraan laba SK Hynix berpotensi dinaikkan lebih lanjut.
FAQ
Berapa laba operasi kuartal II yang diperkirakan untuk SK Hynix?
SK Hynix diperkirakan akan membukukan laba operasi kuartal II sebesar 63,55 triliun won dengan pendapatan 83,46 triliun won, menurut survei 14 perusahaan sekuritas yang dilakukan Yonhap Infomax pada tanggal 28. Ini mencerminkan kenaikan 589,82% year-over-year pada laba operasi.
Mengapa laba kuartal II SK Hynix diperkirakan melonjak?
Lonjakan laba didorong oleh meningkatnya penjualan high-bandwidth memory (HBM) dan produk DRAM bernilai tinggi, yang dipadukan dengan kenaikan harga untuk DRAM tujuan umum dan memori flash NAND. Investasi pusat data AI telah meningkatkan permintaan HBM sementara pasokan yang terbatas telah mendorong harga DRAM server dan SSD kelas perusahaan.
Berapa harga saham SK Hynix saat ini dan target analisnya?
Harga saham SK Hynix saat ini adalah 1,816 juta won. Rata-rata target analis adalah 3.72M won, yang merepresentasikan potensi kenaikan sekitar 104,7% dari level saat ini, dengan target berkisar dari 1,85 juta won hingga 4,3 juta won.