Menurut Daily Economy, saham Snowflake ditutup di $261,45 pada 10 Juli, naik 115,87% sejak 10 April ketika diperdagangkan pada $121,11, pulih dari kekhawatiran pasar terkait AI sebelumnya. Perusahaan platform data berbasis cloud ini berkembang dari layanan manajemen data dasar menjadi infrastruktur AI yang krusial, dengan kekuatan utamanya yaitu kemampuan bagi pelanggan perusahaan untuk menjalankan model AI di platformnya tanpa risiko keamanan data.
Dalam hasil Q1 FY2027 yang diumumkan pada 27 Mei, Snowflake melaporkan pendapatan sebesar $1,39 miliar, naik 34% year-over-year dan mengungguli ekspektasi pasar. Laba per saham yang disesuaikan mencapai 39 sen, melampaui estimasi 32 sen. Perusahaan melayani 813 perusahaan Fortune 2000, dengan belanja pelanggan yang ada meningkat 26%.