Pejabat Keuangan Korea Selatan Kembali Menegaskan Penolakan terhadap Pembiayaan Real Estat yang Berlebihan pada 29 Juli

Menurut Yonhap Infomax, pada 29 Juli, Lee Geon-won, ketua Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan, menegaskan kembali sikapnya untuk membatasi pembiayaan real estat yang berlebihan selama sidang parlemen. Lee menyatakan bahwa meski pemerintah mendukung pembeli rumah yang benar-benar membutuhkan, sumber daya keuangan harus mengalir ke sektor ekonomi yang produktif, bukan ke real estat. Ia menekankan bahwa pembiayaan real estat yang berlebihan menimbulkan risiko tingkat makro, dengan menyebut krisis keuangan global 2008 sebagai contoh yang berakar pada praktik pemberian pinjaman untuk real estat yang terlalu berlebihan. Ia juga menegaskan bahwa pembatasan pinjaman baru tersebut selaras dengan standar makroprudensial internasional.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar