Menurut Yonhap Infomax, Presiden Lee Jae-myung berjanji pada 21 Juli untuk menstabilkan pasar real estat Korea Selatan sebagai langkah kunci dalam mengatasi ketimpangan kekayaan. Dalam rapat kabinet, ia mengumumkan tiga langkah kebijakan: memperluas pasokan perumahan, mendukung pembeli rumah yang benar-benar akan tinggal, serta mereformasi sistem pajak. Lee menyebut pasar real estat sebagai pendorong utama ketimpangan aset, utang rumah tangga, dan kesulitan yang dialami kaum muda, serta menekankan bahwa menormalkan sektor tersebut penting untuk pembangunan ekonomi yang produktif.
Pemerintah berencana mengadakan forum real estat nasional pada 23 Juli untuk menjaring masukan publik mengenai inisiatif-inisiatif tersebut.