Menurut Newsis, indeks volatilitas VKOSPI Korea Selatan (alat ukur ketakutan Korea) mencapai rekor tertinggi intrahari 97,99 pada 16 Juli, ketika ETF leveraged berbasis satu saham memicu pergerakan pasar yang lebih besar melalui rebalancing paksa. Struktur yang saling menguatkan—di mana manajer ETF harus melakukan rebalancing setiap hari untuk mempertahankan rasio leverage target—menciptakan umpan balik: kenaikan harga memaksa pembelian tambahan yang mendorong harga makin tinggi, sedangkan penurunan harga mengharuskan penjualan lebih lanjut yang memperdalam kerugian.
Market circuit breaker telah dipicu hanya 7 kali pada 2026, melampaui separuh dari total aktivasi sejak sistem itu mulai berjalan pada 2000. Volume perdagangan ETF leveraged mencakup 20–30% dari perdagangan aset acuan di Korea Selatan, jauh lebih tinggi dibanding level AS yang kira-kira 5%, dengan saham mega-kapitalisasi sektor semikonduktor menyumbang setengah dari konsentrasi pasar domestik. Otoritas keuangan Korea Selatan mengumumkan langkah regulasi pada 16 Juli, termasuk penghentian sementara pencatatan ETF leveraged baru dan persyaratan manajemen risiko yang lebih ketat.