Berdasarkan pengajuan merek dagang ke United States Patent and Trademark Office, perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, sedang digabungkan ke dalam SpaceX dengan merek baru, SpaceXAI. Rebranding tersebut mencakup pusat data berbasis satelit, komputasi orbital, komputasi cloud, serta manajemen beban kerja AI melalui platform berbasis luar angkasa. Musk mengonfirmasi xAI akan dibubarkan sebagai perusahaan terpisah, dengan produk AI yang beroperasi di bawah SpaceXAI bersama logo sendiri.
Langkah ini bertepatan dengan kesepakatan komputasi besar SpaceX dengan Anthropic, di mana perusahaan AI tersebut akan menyewa kapasitas dari superkomputer Colossus 1 milik SpaceX di Memphis, Tennessee, sehingga mendapatkan akses ke lebih dari 300 megawatt daya dan lebih dari 220.000 GPU Nvidia. Analis memperkirakan kesepakatan Anthropic dapat menghasilkan 3 miliar hingga 6 miliar dolar AS pendapatan tahunan untuk SpaceX. Rebranding ini hadir saat SpaceX bersiap untuk IPO yang diberitakan bernilai hingga 1,75 triliun dolar AS.
Related News
Pemanfaatan GPU rendah hingga 11%, apakah Musk menyewakan daya komputasi untuk Anthorpic sebagai kemasan penilaian untuk menjadikan SpaceX layak IPO?
IPO SpaceX semakin dekat, saham-saham bertema luar angkasa melonjak, SpaceMob mendorong ASTS naik 60 kali lipat
Cloudflare mengumumkan PHK global 20%, penggunaan AI naik lebih dari 600% dalam tiga bulan