TDK mengumumkan pada 19 Mei bahwa unit baterainya di Singapura, Amperex Technology Singapore, akan mengakuisisi seluruh saham Linergy Power, produsen baterai lithium-ion berbasis di Kuala Lumpur, dengan nilai sekitar US$241,1 juta. Transaksi tersebut, yang terdiri dari US$240 juta untuk saham dan US$1,1 juta untuk biaya penasihat, dijadwalkan selesai pada 15 Juni, sehingga Linergy menjadi anak usaha TDK yang dimiliki sepenuhnya. TDK menyatakan akuisisi ini akan membantunya membangun jaringan pasokan yang lebih fleksibel untuk bisnis solusi energinya. Sebelum kesepakatan, TDK memiliki kepemilikan tidak langsung sebesar 25,5% di Linergy, yang didirikan pada Desember 2024 dan melaporkan aset senilai US$380 juta serta rugi bersih senilai US$22,7 juta untuk tahun yang berakhir pada Maret 2026.
## Fokus Strategis: Penyimpanan Energi dan Teknologi Pendinginan Cair
Linergy mengkhususkan diri pada teknologi baterai lithium pendingin cair untuk solusi penyimpanan energi ramah lingkungan. Perusahaan menjalankan model manufaktur berbasis kontrak yang mencakup pemilihan pemasok, penetapan kontrak, produksi sampel, produksi massal, dan pengiriman. Struktur operasional ini selaras dengan tujuan TDK yang dinyatakan untuk membangun kemampuan produksi dan proses secara internal melalui akuisisi.
## Ekspansi Geografis dan Teknis
Akuisisi ini memperluas jejak manufaktur TDK di Asia Tenggara dan menambah keahlian teknis dalam teknologi baterai pendingin cair sekaligus kapasitas produksi. Dengan mengakuisisi produsen kontrak khusus yang menyediakan layanan produksi end-to-end, TDK mengintegrasikan kedalaman manufaktur dan keahlian teknis ke dalam divisi solusi energinya.