Bisnis penyimpanan energi Tesla, yang secara historis mengimbangi penjualan kendaraan listrik yang lebih lemah, menghadapi pemeriksaan baru setelah penempatan baterai pada kuartal pertama 2026 turun 15% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Para analis mengaitkan penurunan yang tidak terduga tersebut dengan kemungkinan masalah ketepatan waktu proyek atau perlambatan pasar yang lebih luas, menurut laporan Bloomberg.
Tesla melaporkan bisnis baterai dan tenaga suryanya sebagai satu segmen gabungan. Pendapatan dari unit ini telah tumbuh secara signifikan, naik dari US$2,8 miliar pada 2021 menjadi US$12,8 miliar pada 2025. Penempatan penyimpanan energi tahunan mencapai 46,7 gigawatt-jam pada 2025.
Bisnis energi tersebut menjadi semakin penting bagi profil keuangan Tesla. Unit ini menghasilkan margin laba kira-kira dua kali lipat dari operasi kendaraan Tesla, membantu mengimbangi penurunan pendapatan otomotif. Pendapatan mobil turun dari puncak US$82,4 miliar pada 2023 menjadi US$69,5 miliar pada 2025.
Pembangunan tenaga surya dan angin AS yang lebih lemah dapat turut membebani permintaan baterai, menurut laporan tersebut. Namun, pusat data muncul sebagai pasar yang lebih besar untuk sistem penyimpanan, khususnya untuk produk baterai skala utilitas Megapack milik Tesla, yang mendukung beban kerja kecerdasan buatan dan infrastruktur cloud.
Para analis telah menggambarkan bisnis energi Tesla sebagai “tidak stabil,” dengan hasil yang berfluktuasi berdasarkan ketepatan waktu proyek, bukan semata-mata menandakan kelemahan yang berkelanjutan.
Laba dari unit energi secara historis telah membantu membiayai belanja modal terencana Tesla. Perusahaan memperkirakan belanja modal akan melebihi US$20 billion hanya pada 2026, didorong sebagian oleh peningkatan output robot humanoid dan inisiatif teknologi lainnya. Kelemahan berkelanjutan dalam bisnis energi dapat menciptakan tekanan tambahan pada arus kas Tesla.
Related News
Pasokan Likuid Ethereum Mencapai Titik Terendah 2024 di Binance
Semua Orang Sedang Bearish — Tetapi 5 Altcoin Ini Bisa Meledak 100x Sebelum Pasar Bangun
Rencana Strategis untuk Penyesuaian Pembayaran Dividen STRC Dua Bulanan
Semua Orang Sedang Bearish — Tetapi 5 Altcoin Ini Bisa Meledak 100x Sebelum Pasar Bangun
Rencana Strategis Mencakup Pembayaran Dividen STRC Dua Bulanan