Menurut perusahaan pelacakan kapal Kpler, tiga kapal tanker minyak berangkat dari Selat Hormuz pada Minggu, mengakhiri tiga hari berturut-turut tanpa transit kapal melalui jalur strategis tersebut. Tanker-tanker itu—Stella, Kiara M, dan Agios Fanourios I—dipantau saat meninggalkan kawasan, dengan dua di antaranya tampak telah memuat minyak mentah dari pelabuhan Al Basrah di Irak dan menuju Asia. Kpler mencatat bahwa Stella tampak dalam kondisi tidak dimuat. Sementara itu, media pemerintah Iran melaporkan pada Senin bahwa hanya satu tanker yang menyeberangi selat tersebut dengan persetujuan Angkatan Laut Iran pada hari sebelumnya dan menuju Vietnam.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
JPMorgan Chase Memperkirakan Harga Rata-rata Minyak 2026 di $96 per Barel
Menurut JPMorgan Chase, bank ini memperkirakan harga minyak rata-rata sebesar 96 dolar AS per barel untuk 2026. Bank ini memproyeksikan harga per kuartal sebesar 103 dolar AS/barel untuk Q2, 104 dolar AS/barel untuk Q3, dan 98 dolar AS/barel untuk Q4.
GateNews3menit yang lalu
Bitcoin Bertahan Di Atas $81K saat Iran Menolak Kerangka Perdamaian AS, Minyak Mentah Brent Melonjak Melewati $104
Menurut The Block, Bitcoin diperdagangkan di atas $81.000 pada Senin, sempat menembus $82.000 lebih awal di sesi, dan mempertahankan kenaikan bulanan lebih dari 11%, sementara ketidakpastian geopolitik—bukan fundamental—yang mendorong arah pasar. Iran menolak kerangka perdamaian pemerintahan Trump, sementara minyak Brent melonjak melewati $104 pada perdagangan awal di tengah kekhawatiran pasokan dari Selat Hormuz. Seekor whale yang membawa sekitar $1 miliar masing-masing dalam Bitcoin dan Ethere
GateNews16menit yang lalu
India Mempertimbangkan Langkah Darurat untuk Melindungi Cadangan Devisa, Termasuk Pembatasan Impor Emas dan Kenaikan Harga Bahan Bakar
Menurut sumber yang dikutip media asing, India sedang mempertimbangkan langkah darurat pada 11 Mei untuk mendukung cadangan devisanya, termasuk pembatasan impor non-esensial seperti emas dan elektronik konsumen, serta menaikkan harga bahan bakar. Pejabat di kantor Perdana Menteri dan Kementerian Keuangan sedang mendiskusikan beberapa opsi dengan Reserve Bank of India untuk mengurangi dampak lonjakan harga minyak yang dipicu konflik Iran. Salah satu langkah yang diusulkan dalam pertimbangan adala
GateNews56menit yang lalu
Fasilitas Yanbu milik Saudi Aramco Memiliki Kapasitas Ekspor 5 Juta Barel per Hari, Kata CEO; Perusahaan Sedang Mengkaji Ekspansi Lanjutan
Menurut CEO Saudi Aramco Nasser, fasilitas Yanbu North dan Yanbu South memiliki kapasitas ekspor harian sebesar 5 juta barel. Perusahaan sedang mengkaji perluasan lebih lanjut dari kemampuan tersebut.
GateNews1jam yang lalu
WTI Crude Turun di Bawah $97/Barrel, Brent Menyentuh $101,03 Terendah Akibat Pelemahan Jangka Pendek
Menurut data Gate, harga minyak mentah turun sekitar $1 karena pelemahan jangka pendek. Minyak mentah WTI turun di bawah $97 per barel, sementara minyak mentah Brent mencapai titik terendah $101,03 per barel.
GateNews1jam yang lalu
Pejabat Gedung Putih Menolak Kenaikan Harga Energi Tinggi sebagai Risiko Resesi AS
Menurut laporan terbaru, Harassed, direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, menyatakan bahwa harga energi yang tinggi sangat tidak mungkin memicu resesi ekonomi AS.
GateNews1jam yang lalu