Pada Jumat, 24 Juli, pemerintahan Trump mengumumkan penyelidikan Section 301 terhadap Uni Eropa, dengan alasan denda antimonopoli UE yang dijatuhkan kepada perusahaan teknologi AS termasuk Google dan Apple. Trump menyatakan di Truth Social bahwa UE sedang “merampok bisnis-bisnis Amerika”, seraya memperingatkan bahwa tarif skala besar terhadap UE akan segera menyusul.
Langkah ini menyusul pengumuman U.S. Trade Representative pada hari sebelumnya tentang tarif sebesar 10% hingga 12,5% ke 60 negara ekonomi, dengan alasan pelanggaran kerja paksa dalam rantai pasokan. Jim Reid dari Deutsche Bank mencatat bahwa tarif kini telah menjadi alat permanen dalam kebijakan ekonomi AS, dan penyelidikan lanjutan terkait kelebihan kapasitas diperkirakan akan menghasilkan pungutan tambahan dalam beberapa pekan mendatang.