Trump Mengatakan Ia Akan "Berbahagia" Bisa Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru, Tiga Bulan Setelah Serangan AS Menewaskan Keluarganya

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada 4 Mei bahwa ia merasa "terhormat" untuk bertemu pemimpin tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, tiga bulan setelah operasi militer AS menewaskan pendahulunya serta anggota keluarganya. AS dan Israel meluncurkan serangan terhadap target-target di Iran pada 28 Februari, yang mengakibatkan kematian mantan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, istrinya, dan anaknya. Mojtaba, yang mengalami cedera serius dalam serangan tersebut, sejak itu telah mengambil alih kendali Iran.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar