Uni Emirat Arab 5/1 keluar dari OPEC dan OPEC+: masa keanggotaan selama 59 tahun berakhir, pasar minyak berubah

ChainNewsAbmedia

Berdasarkan laporan OilPrice dan AP tanggal 28 April, kantor berita negara UEA WAM mengumumkan: Uni Emirat Arab (UAE) akan keluar dari mekanisme OPEC (Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak) dan OPEC+ pada 1 Mei 2026. UEA bergabung dengan OPEC pada 1967, empat tahun lebih awal daripada berdirinya negara tersebut (1971), sehingga menjadi salah satu anggota pendiri OPEC. Setelah pengunduran diri berlaku, OPEC akan kehilangan produsen minyak terbesar ketiga (di bawah Arab Saudi dan Irak).

Mekanisme pengunduran diri: Berlaku pada 1 Mei, pernyataan resmi menegaskan strategi negara

Dalam pernyataannya, pihak resmi UEA mengatakan: “Keputusan ini mencerminkan strategi jangka panjang UEA dan visi ekonomi, serta struktur energi yang terus berkembang, termasuk percepatan investasi produksi energi domestik, dan komitmen kami untuk memperkuat peran yang bertanggung jawab, andal, dan berwawasan ke depan di pasar energi global.”

Penjelasan resmi lain yang dirilis melalui WAM juga menyebutkan: “Sekarang saatnya untuk memusatkan upaya pada arah yang diminta oleh kepentingan nasional kita, serta komitmen kita kepada para investor, pelanggan, mitra, dan pasar energi global.”

Ruang lingkup pengunduran diri mencakup inti OPEC serta OPEC+ yang lebih luas (termasuk mekanisme koordinasi dengan Rusia dan negara-negara produsen minyak non-OPEC lainnya).

Latar belakang pengunduran diri: perselisihan kuota dan tekanan perang terhadap Iran

Selama bertahun-tahun, UEA dan Arab Saudi memiliki perbedaan pendapat terkait kuota produksi. Kuota OPEC+ UEA saat ini sekitar 3 juta barel/hari, tetapi kapasitas produksi aktualnya telah melampaui 4 juta barel/hari. Perusahaan minyak negara milik mereka, ADNOC, juga menetapkan target kapasitas produksi 5 juta barel/hari pada tahun 2027. Batasan kuota membuat UEA tidak dapat memanfaatkan secara penuh kapasitas produksi yang sudah ada maupun yang direncanakan.

Latar belakang lain yang langsung adalah perang Iran: pertempuran telah memasuki minggu ke-9, dan dalam beberapa minggu terakhir UEA mendapat serangan rudal dan pesawat nirawak yang diluncurkan oleh Iran. Selat Hormuz saat ini secara nyata berada dalam kondisi pemblokiran. Berdasarkan perkiraan OilPrice, total kapasitas produksi yang terpaksa dihentikan oleh negara-negara produsen minyak di Teluk adalah sekitar 9,1 juta barel/hari.

Menteri energi UEA pada akhir 2022 pernah mengatakan: “Apa pun cara kami membela minyak, ia memang sedang menuju kemunduran.” Kalimat ini sering dikutip sebagai sinyal pergeseran strategi energi UEA—sejalan dengan komitmen net-zero pada 2050, serta rangkaian kerja sama kemitraan energi bersih senilai 100 miliar dolar AS yang ditandatangani dengan Amerika Serikat.

Reaksi pasar minyak: Brent tembus 110, WTI naik melewati 100

Setelah kabar tersebut dirilis, harga minyak internasional bergerak naik secara bersamaan:

Sasaran Harga terakhir Perubahan Brent minyak mentah 110+ dolar AS/barel Menembus 110 dolar WTI minyak mentah 100.20 dolar AS +3.83 dolar AS (+3.97%)

Biaya politik untuk kehilangan negara produsen minyak terbesar ketiga dalam organisasi koordinasi internal akan meningkat bagi OPEC, terutama saat perang Iran masih berlangsung dan kapasitas produsen di kawasan Teluk berhenti dalam skala besar. Poin pemantauan berikutnya meliputi apakah OPEC akan mengadakan rapat darurat tingkat menteri, bagaimana Arab Saudi dan Rusia merespons, serta apakah UEA akan segera melonggarkan pembatasan produksi setelah 1 Mei.

Artikel ini UEA 5/1 keluar dari OPEC dan OPEC+: kelayakan anggota 59 tahun berakhir, pasar minyak berubah paling cepat muncul di Lian News ABMedia.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar