Inggris dan AS Mempercepat Penyelarasan Regulasi Stablecoin pada 2026

Britania Raya dan Amerika Serikat bergerak menuju keselarasan regulasi stablecoin pada 2026, saat para pembuat kebijakan berupaya mengurangi fragmentasi pasar dan menciptakan jalur yang lebih jelas untuk Aktivitas aset digital lintas negara. Upaya ini muncul seiring kedua yurisdiksi sama-sama mengembangkan kerangka kerja stablecoin yang formal: di Inggris, Bank of England dan Financial Conduct Authority menetapkan pengawasan bersama atas penerbit stablecoin yang bersifat sistemik, dengan FCA menerbitkan pernyataan kebijakan terkait penerbitan stablecoin; di AS, regulator menerapkan aturan berdasarkan GENIUS Act, yang menciptakan kerangka kerja federal untuk stablecoin pembayaran. Dorongan konvergensi ini penting karena stablecoin yang didukung dolar seperti USDT dan USDC digunakan secara global untuk perdagangan, pembayaran, remitansi, dan penyelesaian (settlement), dan tanpa koordinasi regulasi, penerbit menghadapi perizinan yang dobel serta standar cadangan yang tidak konsisten.

Inggris dan AS Membentuk Kerangka Pengawasan Stablecoin yang Resmi pada 2026

Pendekatan Inggris membagi pengawasan antara FCA dan Bank of England. FCA akan mengatur penerbitan stablecoin dan aktivitas pasar kriptoaset, sementara Bank mengawasi pengaturan stablecoin sistemik yang dapat menimbulkan risiko terhadap stabilitas keuangan. Dokumen bersama Bank-FCA pada Juni 2026 menyatakan kedua regulator akan berkoordinasi ketika penerbit stablecoin berada di bawah kedua rezim tersebut. Penerbit yang lebih kecil dan perusahaan kripto dapat beroperasi di bawah aturan perilaku dan penerbitan, sementara sistem stablecoin yang lebih besar akan menghadapi standar kehati-hatian (prudential) dan operasional yang lebih ketat jika digunakan secara luas untuk pembayaran atau penyelesaian.

Kerangka kerja AS melibatkan perizinan tingkat federal dan negara bagian, regulator perbankan, serta Kementerian Keuangan (Treasury). GENIUS Act menciptakan rezim khusus untuk stablecoin pembayaran. Laporan terbaru mengatakan Federal Reserve bergerak untuk merilis aturan stablecoin untuk komentar publik. Kedua negara menginginkan stablecoin yang sepenuhnya didukung, dapat ditebus, memiliki cadangan yang transparan, serta diawasi oleh otoritas keuangan yang diakui.

Akses Pasar Lintas Negara Memerlukan Otorisasi Ganda

Penerbit yang diatur AS yang ingin melayani pengguna Inggris tetap mungkin memerlukan persetujuan FCA. Penerbit Inggris yang mencari distribusi di AS dapat menghadapi persyaratan federal atau negara bagian. Akses pasar juga penting bagi bursa, kustodian, perusahaan pembayaran, dan bank, karena stablecoin kian berfungsi sebagai aset penyelesaian di dalam pasar kripto dan keuangan token.

Inggris memiliki struktur regulasi yang lebih terpusat, sedangkan kerangka kerja AS mencakup banyak aktor federal dan negara bagian. Dua negara juga bisa berbeda dalam komposisi cadangan, pembayaran bunga, perlakuan kebangkrutan, pengawasan dompet, serta ambang risiko sistemik. Bagi Inggris, keselarasan stablecoin merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk melindungi perannya sebagai pusat keuangan global, karena negara tersebut bersaing dengan AS, Uni Eropa, Singapura, Hong Kong, dan Uni Emirat Arab untuk investasi tokenisasi dan infrastruktur kripto.

FAQ

Kerangka kerja regulasi apa yang Inggris dan AS tetapkan untuk stablecoin pada 2026?

Di Inggris, Bank of England dan Financial Conduct Authority menetapkan pengawasan bersama atas penerbit stablecoin sistemik, dengan FCA menerbitkan pernyataan kebijakan terkait penerbitan stablecoin dan Bank berfokus pada stablecoin sistemik yang didenominasi dalam pound sterling. Di AS, regulator menerapkan aturan di bawah GENIUS Act, yang menciptakan kerangka kerja federal untuk stablecoin pembayaran, dan Federal Reserve bergerak untuk merilis aturan stablecoin agar mendapat komentar publik.

Mengapa Inggris dan AS mengejar keselarasan regulasi stablecoin?

Para pembuat kebijakan berupaya mengurangi fragmentasi pasar dan menciptakan jalur yang lebih jelas untuk Aktivitas aset digital lintas negara. Tanpa koordinasi regulasi, penerbit stablecoin dan penyedia layanan menghadapi perizinan yang dobel, standar cadangan yang tidak konsisten, serta aturan akses pasar yang belum pasti, yang dapat meningkatkan biaya dan memperlambat adopsi bagi perusahaan yang beroperasi antara London dan New York.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar