Menurut data jajak pendapat yang dilaporkan Jin10, pada hari ke-100 operasi militer AS terhadap Iran yang dilakukan bersama Israel (7 Juni), hanya 16% pemilih yang percaya bahwa AS sedang menang. Mayoritas pemilih, termasuk 33% dari Partai Republik, memandang perang ini merugikan kepentingan Amerika.
Profesor perdamaian dari Maryland, Shibley Telhami, menyatakan bahwa “jelas, sangat sedikit warga Amerika yang percaya bahwa perang ini melayani kepentingan AS.” Para analis mencatat bahwa kurangnya dukungan publik dapat melemahkan posisi politik domestik Trump.