Kurs tukar USD-TWD mencapai 32,390 dolar Taiwan pada pukul 1:41 PM pada 20 Juli, melanjutkan tren kenaikan beberapa hari yang dipicu oleh arus keluar modal investor asing yang berkelanjutan. Kurs ini menembus level 32,400 TWD pada perdagangan pagi dan sebelumnya sempat mencapai 32,464 TWD pada 17 Juli, yang menandai level tertinggi sejak 25 April 2025, ketika mencatat 32,533 TWD. Dolar Taiwan melemah untuk minggu keempat berturut-turut, dengan dolar AS menguat 0,34% terhadap TWD pada pekan lalu. Analis pasar mengaitkan pergerakan kurs terutama dengan penjualan investor asing yang mencatat rekor, dengan investor luar negeri membukukan net selloff bersih terbesar dalam satu hari senilai 189,04 miliar dolar Taiwan pada 17 Juli. USD tetap berada pada jalur penguatan terhadap TWD di tengah volatilitas pasar yang lebih luas di pasar ekuitas Taiwan.
Investor Asing Mencatat Net Selloff Bersih Bersejarah 189,04 Miliar TWD pada 17 Juli
Investor asing melakukan aksi jual bersih senilai 189,04 miliar dolar Taiwan di pasar saham Taiwan pada 17 Juli, menurut Central News Agency (CNA). Ini menjadi volume penjualan bersih dalam satu hari terbesar yang pernah tercatat. Para pelaku pasar mengidentifikasi derasnya arus keluar modal ini sebagai pendorong utama lonjakan kurs. Tekanan jual tetap aktif setelah 17 Juli, dengan pengamat pasar mencatat bahwa investor asing belum menyelesaikan repatriasi modal pada akhir pekan, sehingga penjualan saham dan pembelian dolar terus berlanjut pada 20 Juli.
TSMC Turun 7,29% saat Indeks Tertimbang Taiwan Membukukan Penurunan Terbesar dalam Satu Hari
Indeks Tertimbang Taiwan anjlok 2.953,71 poin, atau 6,47%, menjadi 42.671,27 pada 17 Juli, mencatat penurunan terbesar dalam sejarahnya. Pelepasan saham terkonsentrasi kuat pada saham semikonduktor berkapitalisasi besar. TSMC, operator foundry terbesar di dunia, turun 7,29% di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa belanja modal skala besar dapat memburukkan profitabilitas. Pelemahan sektor semikonduktor memperkuat tekanan ke bawah pada dolar Taiwan ketika modal asing keluar dari posisi ekuitas.
Repatriasi Dividen dan Ketegangan Geopolitik Menambah Tekanan Ke Atas pada Kurs USD-TWD
Analis pasar mengidentifikasi faktor tambahan yang berkontribusi pada kenaikan kurs. Permintaan dolar meningkat ketika perusahaan Taiwan baru-baru ini mendistribusikan dividen kas, dengan penerima yang berupaya mengirim dana ke luar negeri. Ketegangan militer yang meningkat di Timur Tengah dan komentar yang lebih hawkish dari beberapa pejabat Federal Reserve memperkuat permintaan aset safe-haven untuk dolar AS. Faktor-faktor ini, bersama dengan penurunan di pasar ekuitas, menopang momentum naik pada kurs USD-TWD.
Pelaku Pasar Memperkirakan Kurs Bisa Menguji Level 35,2 TWD dalam Jangka Pendek
Pelaku pasar memperkirakan kurs tukar USD-TWD mungkin menguji level 35,2 dolar Taiwan dalam jangka pendek. Namun, analis menekankan bahwa stabilisasi pasar saham Taiwan merupakan variabel kunci untuk mengurangi volatilitas dolar Taiwan. Pergerakan arus investor asing dan kinerja saham semikonduktor diidentifikasi sebagai faktor penting bagi prospek kurs.
FAQ
Pada level berapa kurs USD-TWD mencapai puncak pada 20 Juli?
Kurs USD-TWD mencapai 32,390 dolar Taiwan pada pukul 1:41 PM pada 20 Juli, setelah menembus 32,400 TWD pada perdagangan pagi. Pada 17 Juli, kurs sempat mencapai 32,464 TWD, level tertinggi sejak 25 April 2025, ketika mencatat 32,533 TWD.
Mengapa dolar Taiwan melemah terhadap dolar AS?
Dolar Taiwan melemah terutama karena arus keluar modal investor asing yang mencatat rekor. Pada 17 Juli, investor luar negeri membukukan net selloff bersih historis senilai 189,04 miliar dolar Taiwan di pasar saham Taiwan. Faktor tambahan termasuk permintaan dolar untuk repatriasi dividen oleh perusahaan Taiwan, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dan komentar Federal Reserve yang lebih hawkish yang memperkuat permintaan safe-haven untuk dolar AS.
Bagaimana kinerja pasar saham Taiwan pada 17 Juli?
Indeks Tertimbang Taiwan turun 2.953,71 poin, atau 6,47%, menjadi 42.671,27 pada 17 Juli, menandai penurunan terbesar dalam sejarahnya. TSMC turun 7,29% di tengah kekhawatiran profitabilitas terkait belanja modal skala besar, dengan tekanan jual terkonsentrasi pada saham semikonduktor berkapitalisasi besar.