Pesan dari Gate News, 18 April — Tobu Top Tours, anak perusahaan besar dari Tobu Railway, telah bekerja sama dengan SBI Ripple Asia untuk membangun platform pembayaran token prabayar di XRP Ledger. Platform tersebut, yang selesai pada 7 April 2026, sudah mendapatkan persetujuan regulasi di Jepang dan dijadwalkan untuk peluncuran publik akhir tahun ini.
Sistem ini mengonversi nilai prabayar menjadi token berbasis blockchain yang diterbitkan di XRP Ledger dan didukung oleh yen Jepang. Pengguna dapat menambah dana dalam yen dan menggunakannya di berbagai layanan seperti perjalanan, hotel, tempat makan, ritel, serta layanan pariwisata terkait lainnya. Pasar pembayaran prabayar Jepang bernilai sekitar ¥30 triliun setiap tahun, menjadikannya salah satu ekosistem tanpa uang tunai paling maju di dunia.
Sementara itu, SBI Ripple Asia dan DSRV mengumumkan inisiatif riset bersama bulan ini yang bertujuan meningkatkan pembayaran lintas negara antara Jepang dan Korea Selatan, dengan XRP Ledger dipertimbangkan sebagai lapisan settlement utama. Data on-chain menunjukkan bahwa XRP Ledger telah mencatat lonjakan aktivitas (RWA) berbasis aset dunia nyata sebesar 875%, sehingga total nilainya mendekati $2,5 miliar.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
SBI Holdings Mengumumkan Imbalan XRP bagi Pemegang Saham di Enam Anak Perusahaan pada 1 Mei
Menurut pengumuman SBI Holdings pada 1 Mei 2026, enam anak perusahaan yang tercatat termasuk SBI Shinsei Bank dan SBI Insurance Group mulai mendistribusikan imbalan XRP kepada pemegang saham yang memenuhi syarat. Investor yang memiliki sedikitnya 100 saham per tanggal pencatatan 31 Maret berhak atas imbalan mulai dari 500 yen hingga
GateNews5jam yang lalu
XRP Bertahan di Dekat $1,37 karena Arus Masuk ETF Mendukung Potensi Terobosan
Wawasan Utama
XRP diperdagangkan dalam saluran naik yang mengencang, dengan resistance di sekitar $1,40 dan SAR di $1,4734 yang menentukan arah breakout jangka pendek.
Arus masuk spot ETF ke XRP tetap positif, mencapai $1,30 miliar secara kumulatif, sementara dana Bitcoin dan Ethereum mencatat outflow yang signifikan di
CryptoNewsLand5jam yang lalu
Harga XRP Memampat dalam Pola Segitiga Saat Arus ETF Pulih
Wawasan Utama
Harga XRP menyempit dalam segitiga simetris saat volatilitas menurun, menandakan potensi terjadinya breakout sementara trader secara ketat memantau level resistensi dan support.
XRPL mencatat pertumbuhan kuat pada tokenisasi U.S. Treasuries dan volume transfer, yang menunjukkan semakin meningkatnya
CryptoNewsLand6jam yang lalu
Harga XRP Menyempit dalam Pola Segitiga Saat Arus ETF Pulih
Wawasan Utama
Harga XRP menyempit di dalam segitiga simetris saat volatilitas menurun, menandakan potensi terjadinya breakout sementara para trader memantau ketat level resistance dan support.
XRPL mencatat pertumbuhan kuat pada tokenized United States Treasuries dan volume transfer, yang menunjukkan meningkat
CryptoNewsLand6jam yang lalu
3 Altcoin yang Layak Dipertimbangkan — XRP, DOGE, dan ADA
XRP tetap sensitif terhadap regulasi, dengan pembahasan ETF dan dorongan permintaan ritel yang mendorong momentum harga besar.
DOGE berkembang berkat sentimen sosial, menghasilkan lonjakan spekulatif yang kuat selama periode pasar bullish.
ADA menunjukkan potensi pemulihan karena pengembangan yang lambat dapat menciptakan valuasi jangka panjang yang undervalued
CryptoNewsLand8jam yang lalu