Menurut Dalian Institute of Chemical Physics, Chinese Academy of Sciences, para peneliti baru-baru ini mengembangkan prototipe baterai ion hidrogen negatif gas-padat dengan menggunakan gas hidrogen dan logam sebagai elektroda. Terobosan ini memanfaatkan mode “hydrogen-electricity co-storage” untuk memungkinkan penyimpanan hidrogen yang efisien pada suhu ruang dan tekanan atmosfer. Tim berhasil mengatasi hambatan teknis penting dalam menstabilkan konduktivitas ion hidrogen negatif dan membangun struktur baterai all-solid-state, sehingga menempatkan baterai tersebut sebagai kemajuan kunci menuju penyimpanan energi all-solid-state generasi berikutnya.
Related News
Chainlink Bertahan di Atas Dukungan Utama karena Institusi Memperluas Penggunaan
Harga Dogecoin Meningkat saat Volume Futures Mencapai Kenaikan Empat Hari
3 Altcoin untuk Diakumulasi Sekarang untuk Imbal Hasil Tinggi — TRX, ADA dan HYPE