Kevin Warsh, Ketua The Fed (Federal Reserve) AS, bersaksi pada 15 Juli (waktu setempat) di hadapan Komite Senat Perbankan, Perumahan, dan Urusan Perkotaan, dengan menyatakan bahwa Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) adalah “indikator yang tidak sempurna” untuk inflasi yang mendasarinya. Warsh menyampaikan pernyataan itu setelah menerima data CPI Juni dua hari sebelumnya dan data PPI Juni pada hari kesaksian, yang keduanya masuk di bawah ekspektasi pasar. Kesaksian tersebut berfokus pada pendekatan The Fed untuk mengukur inflasi serta dampak ekonomi dari investasi artificial Intelligence.
Satgas The Fed untuk Mengkaji Sumber Data Inflasi yang Lebih Baik
Warsh mengumumkan bahwa sebuah satgas akan meneliti apakah The Fed dapat memanfaatkan data yang lebih baik untuk mengukur inflasi. Ia menyatakan satgas tersebut akan mengkaji peningkatan penggunaan data dari sektor swasta dan sumber eksternal lainnya. Warsh juga mengindikasikan kelompok itu akan mencari gagasan tentang bagaimana lembaga seperti Biro Statistik Tenaga Kerja dan Biro Analisis Ekonomi dapat menyediakan data yang lebih baik untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan ekonomi yang terus berubah. Ia mengakui bahwa meskipun setiap bank sentral menyambut baik data inflasi yang bergerak ke arah positif, indikator yang ada saat ini masih belum lengkap untuk menilai kondisi inflasi yang mendasarinya.
Warsh Memprediksi Manfaat Investasi AI bagi Lapangan Kerja dan Produktivitas
Terkait investasi artificial Intelligence, Warsh menyatakan ia percaya investasi AI akan “cukup positif untuk lapangan kerja dalam jangka pendek” saat ini infrastruktur sedang dibangun. Ia memproyeksikan AI akan meningkatkan produktivitas AS, memperbaiki upah riil, dan membantu mencapai kesempatan kerja penuh. Warsh mencatat bahwa selama masa transisi antara dampak jangka pendek dan jangka panjang, bisa terjadi gangguan yang cukup besar. Ia menjelaskan potensi gangguan itu menjadi alasan menggunakan perspektif para ahli di luar untuk mengkaji isu tersebut dari sudut pandang yang segar.
Ketua The Fed Menegaskan Sikap Tanpa Toleransi terhadap Inflasi Tinggi yang Berkelanjutan
Dalam sambutan pembukanya, yang sebagian besar meniru kesaksiannya sehari sebelumnya di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR, Warsh menekankan bahwa “inflasi adalah pilihan”. Ia menyatakan anggota komite tidak akan pernah mentoleransi inflasi tinggi yang terus berlanjut. Warsh menyatakan prioritas utama The Fed adalah menjalankan kebijakan moneter dengan benar, dengan menambahkan bahwa jika The Fed menjalankan kebijakan dengan benar, “dan kami akan,” lonjakan inflasi dalam lima tahun terakhir akan menjadi hal yang sudah berlalu.
FAQ
Apa yang dikatakan Kevin Warsh tentang CPI dan PPI pada 15 Juli?
Kevin Warsh bersaksi di hadapan Komite Senat pada 15 Juli (waktu setempat) bahwa Indeks Harga Konsumen dan Indeks Harga Produsen adalah “indikator yang tidak sempurna” dari inflasi yang mendasarinya. Ia membuat komentar tersebut setelah rilis data CPI dan PPI Juni, yang keduanya masuk di bawah ekspektasi pasar.
Bagaimana Warsh memperkirakan investasi AI memengaruhi lapangan kerja?
Warsh menyatakan ia percaya investasi AI akan cukup positif untuk lapangan kerja dalam jangka pendek selama fase pembangunan infrastruktur. Ia memproyeksikan AI akan meningkatkan produktivitas AS, memperbaiki upah riil, dan membantu mencapai kesempatan kerja penuh, meskipun ia mencatat bisa terjadi gangguan yang cukup besar selama masa transisi antara dampak jangka pendek dan jangka panjang.