Florida dan Massachusetts bekerja sama untuk menarik kembali aset kripto senilai 5,4 juta dolar dari penipuan

BTC-1,24%

加密貨幣詐騙資產

Jaksa Agung negara bagian Florida, James Uthmeier, pada 15 April mengumumkan bahwa Biro Penegakan Penipuan Siber (CFEU) di Kantor Kejaksaan Florida bekerja sama dengan Kantor Sheriff Kabupaten Marion untuk secara bersama-sama memulihkan 5,4 juta dolar dari pelaku penipuan mata uang kripto. Modus penipuan yang terlibat adalah skema investasi mata uang kripto dengan kedok hubungan asmara, dengan para korban tersebar di enam kabupaten di Florida dan beberapa wilayah di Massachusetts.

Pembagian Dana yang Dipulihkan dan Sebaran Korban

佛州總檢察長聲明 (Sumber: My Florida Legal)

Berdasarkan pernyataan Jaksa Agung Kantor Kejaksaan Florida, dalam aksi pemulihan sebesar 5,4 juta dolar ini, 700.000 dolar telah dikembalikan kepada para korban di Florida, 1.300.000 dolar dikembalikan kepada para korban di Massachusetts, dan sisanya akan terus mendukung operasi penegakan hukum harian CFEU.

Seorang korban di Kabupaten Marion mengalami kerugian sendirian lebih dari 450.000 dolar. Billy Woods, Sheriff Kabupaten Marion, dalam pernyataannya menyatakan bahwa Kantor Sheriff Kabupaten Marion telah membantu menyelesaikan aksi pemulihan terbesar yang pernah dilakukan hingga saat ini, dengan total jumlah yang berhasil dipulihkan mencapai 6.500.000 dolar.

Uthmeier mengatakan bahwa kantornya menjadikan pemulihan dana dan pengembaliannya kepada para korban sebagai prioritas utama, serta menyebut bahwa CFEU sedang menetapkan standar industri di bidang pemulihan aset kripto.

Catatan Penegakan Hukum CFEU dan Skala Aset yang Menunggu Proses Tuntutan

Berdasarkan pengumuman Kantor Kejaksaan Florida, CFEU pada kuartal pertama tahun 2026 berhasil memulihkan 3.300.000 dolar, yang setara dengan 45% dari total akumulasi penelusuran dan pemulihan historis 7.200.000 dolar sejak pembentukannya dua setengah tahun lalu.

Pengumuman tersebut juga mengungkap bahwa 12.600.000 dolar aset kripto lainnya telah dibekukan, dan perkara terkait masih berada dalam proses persidangan di pengadilan.

Aksi Penegakan Hukum di Massachusetts dan Kasus Penegakan Bitcoin Depot

Jaksa Agung Massachusetts, Campbell, dalam pernyataannya menyatakan bahwa kantor mereka telah menerima ratusan keluhan terkait mata uang kripto, menutup lebih dari 60 situs penipuan, mengajukan lebih dari 30 gugatan, serta berhasil memulihkan lebih dari 6.000.000 dolar untuk para korban.

Campbell juga menyinggung aksi penegakan hukum yang dilakukan lebih awal tahun ini terhadap operator ATM kripto, Bitcoin Depot. Menurut posisi Kantor Kejaksaan Agung Massachusetts, Bitcoin Depot dituduh tidak mengambil langkah perlindungan konsumen yang memadai dalam situasi ketika mereka mengetahui sejumlah besar transaksi penipuan dilakukan melalui mesinnya.

Mengenai Bitcoin Depot sendiri, perusahaan tersebut pada 23 Maret menemukan adanya upaya akses tanpa otorisasi, dan sesuai ketentuan mengajukan laporan 8-K kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), mengungkap kerugian sebesar 50,9 bitcoin, dengan nilai pasar saat itu sekitar 3.600.000 dolar. Investigatir blockchain, ZachXBT, dalam unggahan di platform X menyatakan bahwa pemindahan dana yang sebenarnya terjadi pada 20 Maret, melibatkan 19 alamat dompet mencurigakan, dan dana hasil pemindahan ditelusuri hingga alamat penyimpanan (deposit) di KuCoin, dengan total sekitar 54 bitcoin, kira-kira senilai 3.900.000 dolar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Aksi pemulihan penipuan kripto ini melibatkan lembaga penegak hukum apa saja?

Aksi ini dipimpin oleh Biro Penegakan Penipuan Siber (CFEU) di Kantor Kejaksaan Florida, bersama-sama menjalankan dengan Kantor Sheriff Kabupaten Marion dan Kantor Kejaksaan Agung Massachusetts, dengan total jumlah pemulihan sebesar 5,4 juta dolar.

Berapa banyak aset kripto yang berhasil dipulihkan CFEU sejak dibentuk?

Berdasarkan pengumuman Kantor Kejaksaan Florida, sejak CFEU dibentuk dua setengah tahun lalu, total aset kripto yang berhasil dipulihkan adalah 7.200.000 dolar, sementara 12.600.000 dolar aset yang dibekukan masih berada dalam proses hukum.

Apa hubungan antara insiden keamanan Bitcoin Depot dan kasus penipuan ini?

Bitcoin Depot merupakan pihak yang turut disebut oleh Jaksa Agung Massachusetts, Campbell, dalam penegakan hukum terpisah. Bitcoin Depot dituduh tidak memberikan perlindungan yang memadai kepada konsumen dari serangan transaksi penipuan. Bitcoin Depot juga, sesuai ketentuan SEC, mengungkap bahwa mereka mengalami akses tanpa otorisasi pada pihak mereka sendiri, dengan kerugian sekitar 50,9 bitcoin; kedua insiden tersebut merupakan perkara yang independen.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar