Pengusaha kripto asal Tiongkok, Li Lin, memindahkan sebagian bisnis perdagangan pribadinya ke Bitfire Group yang terdaftar di Hong Kong, menurut laporan Reuters yang terbit pada 22 April. Transaksi ini akan memindahkan tim investasi dan sistem perdagangan Avenir Group ke Bitfire senilai $1,6 juta saat perusahaan mengembangkan produk kekayaan yang terkait dengan bitcoin.
Strategi Li Lin Pasca-Huobi
Langkah ini merupakan fase lain dalam evolusi bisnis Li setelah ia menjual saham pengendali miliknya di Huobi, yang kini menjadi HTX, pada 2022. Sejak saat itu, ia memusatkan perhatian pada Avenir Group, kantor keluarga miliknya, yang menurut Reuters merupakan investor terbesar di Asia dalam reksa dana bursa (exchange-traded funds/ETF) bitcoin spot pada akhir 2025. Menurut laporan tersebut, Avenir memiliki 18,3 juta saham iShares Bitcoin Trust milik BlackRock, senilai kira-kira $908 juta pada saat itu.
Transaksi ini juga mencerminkan penempatan Hong Kong sebagai pusat aset digital yang teregulasi, berbeda dengan Tiongkok daratan, di mana perdagangan kripto masih dilarang. Reuters melaporkan bahwa Bitfire melihat peluang untuk membangun layanan bagi perusahaan yang terdaftar di Hong Kong dan investor lain yang mencari eksposur bitcoin yang teregulasi.
Strategi Produk Bitcoin Bitfire
Selain mengakuisisi tim dan sistem perdagangan Avenir, Bitfire berencana meluncurkan produk manajemen aset yang teregulasi berbasis bitcoin bernama Alpha BTC, menurut Reuters. Strategi ini akan menggabungkan derivatif yang terkait bitcoin, termasuk opsi dan produk yang dikaitkan dengan dana IBIT milik BlackRock.
CEO Bitfire, Livio Weng, menyatakan bahwa perusahaan menargetkan untuk menarik lebih dari 10.000 BTC dalam aset dalam setahun. Berdasarkan laporan Reuters, target tersebut akan bernilai kira-kira $760 juta pada harga saat ini. Perusahaan memposisikan diri untuk melayani investor yang mencari produk di luar eksposur bitcoin spot semata.
Reuters juga melaporkan bahwa Bitfire memperkirakan sedikitnya 40 perusahaan yang terdaftar di Hong Kong sudah memiliki bitcoin, sehingga menciptakan basis klien potensial untuk produk wealth dan treasury yang terkait aset digital, terutama ketika perusahaan-perusahaan yang terdaftar mencari struktur yang teregulasi untuk mengelola kepemilikan tersebut.
Koneksi Hong Kong Li Lin yang Berkelanjutan
Li Lin mempertahankan hubungan dengan perusahaan-perusahaan terkait kripto yang terdaftar di Hong Kong. Laporan tahunan 2025 Sinohope Technology Holdings mencantumkannya sebagai ketua, mengonfirmasi perannya secara formal dalam sebuah perusahaan publik di sektor tersebut. Koneksi ini menunjukkan bahwa Li beroperasi melalui entitas privat sekaligus platform yang terdaftar, menempatkannya dalam ekosistem pembiayaan aset digital Hong Kong yang terus berkembang pada saat kota tersebut berupaya memperluas peran regulasinya di bidang ini.