Pada 1 Juni, CEO Nvidia Jensen Huang mengumumkan masuknya resmi perusahaan ke pasar komputer personal pada Computex 2026 di Taipei. Perusahaan meluncurkan RTX Spark, sebuah superchip untuk laptop Windows dan workstation kecil yang dibangun di arsitektur Arm dengan proses 3-nanometer dari TSMC. Chip ini mengintegrasikan Blackwell RTX GPU dengan Grace CPU berinti 20, memberikan tenaga komputasi AI sebesar 1 Petaflop dan memori terpadu 128GB. Produsen PC besar termasuk Dell, Lenovo, Asus, dan HP akan mulai mengirimkan notebook dan desktop berbasis RTX Spark mulai musim gugur ini.
Huang juga mengumumkan bahwa Vera CPU, prosesor khusus Nvidia yang dirancang untuk AI agent, telah memasuki produksi penuh. Vera menawarkan performa 1,8x lebih cepat dibanding prosesor x86, dengan bandwidth 1,2 TB/s serta dukungan untuk PCIe Gen 6 dan memori LPDDR5X. Pelanggan yang mengadopsi Vera mencakup New York Stock Exchange, Anthropic, OpenAI, SpaceX AI, Bytedance, CoreWeave, dan Oracle Cloud Infrastructure, bersama pembuat sistem Dell, HPE, Lenovo, dan Supermicro.