Menurut Nikkei Asia, pemerintah Pakistan berencana membangun cadangan minyak strategis untuk memenuhi 45 hari kebutuhan awal, dengan rencana diperluas menjadi 90 hari di masa depan. Seorang pejabat kementerian energi Pakistan mengungkapkan negara itu akan menerapkan sistem cadangan multi-modus yang terdiri dari persediaan darurat yang didukung negara, cadangan industri yang bersifat wajib, serta penyimpanan komersial berbasis kawasan berikat.
Pakistan sedang bernegosiasi dengan Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Tiongkok untuk membangun terminal berbasis kawasan berikat di dalam wilayahnya, dengan Pelabuhan Gwadar diidentifikasi sebagai lokasi potensial untuk fasilitas tersebut.