Kelompok fintech Filipina bermitra untuk ekonomi digital

CryptoFrontier

RCBC, bank Filipina, mengumumkan bahwa FinTech Alliance.PH dan Australia Philippines Business Council (APBC) telah menandatangani perjanjian untuk bekerja sama di bidang fintech dan ekonomi digital. Kemitraan ini mencakup perbankan digital, AI, keamanan siber, blockchain, inklusi keuangan, dan konektivitas digital. Keduanya mendorong kerja sama regional yang lebih erat terkait transformasi digital dan inovasi, dengan rencana mendukung misi perdagangan, konferensi, serta kegiatan keterlibatan industri antara Australia dan Filipina.

Area Fokus Kemitraan

Perjanjian kerja sama ini mencakup:

  • Perbankan digital dan layanan keuangan
  • Aplikasi kecerdasan buatan
  • Kerangka keamanan siber
  • Teknologi blockchain
  • Inisiatif inklusi keuangan
  • Infrastruktur konektivitas digital

Kegiatan yang Direncanakan

Kemitraan ini mencakup kegiatan yang direncanakan secara konkret:

Australia-Philippines Technology Forum (Mei 2026, Sydney): Forum ini akan mempertemukan para pemimpin dari Bangko Sentral ng Pilipinas (bank sentral Filipina), serta kelompok teknologi dan industri.

Manila Tech Summit 2026: Diposisikan sebagai wadah untuk mendorong implementasi Asean Digital Economy Framework Agreement (DEFA), dengan fokus pada perdagangan digital lintas batas, alur data tepercaya, dan pembayaran yang dapat saling beroperasi.

Konteks Regional dan Strategi

Perjanjian ini dibangun di atas kerja sama sebelumnya. FinTech Alliance.PH menandatangani memorandum of understanding dengan Australian Trade and Investment Commission (Austrade) pada akhir 2023 untuk memperluas hubungan perdagangan dan investasi fintech.

Kemitraan ini selaras dengan strategi nasional: Australia’s Southeast Asia Economic Strategy to 2040 dan Philippines Development Plan 2023-2028.

Filipina memanfaatkan kepemimpinannya di ASEAN untuk mendukung Asean Digital Economy Framework Agreement. Melalui kemitraan bilateral seperti perjanjian ini dengan Australia, Filipina berupaya mengembangkan pasar digital Asia Tenggara yang terpadu, mencakup sekitar 670 juta orang.

Sumber: Rizal Commercial Banking Corporation

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar