
Indeks S&P 500 mencetak 11 kali rekor penutupan tertinggi dalam bulan Mei, sekitar setengah dari seluruh hari perdagangan pada bulan tersebut, sementara sejak awal tahun hingga kini naik sekitar 11%; Goldman Sachs dan Morgan Stanley baru-baru ini menaikkan target tahunan. Federated Hermes wakil kepala manajer investasi ekuitas global Steve Chiavarone mengatakan: “Kami tidak berpikir kita sedang berada dalam gelembung; dari data historis, bull market jangka panjang biasanya bertahan 20 tahun.”
Data pasar yang telah dikonfirmasi
Kenaikan saham terkait AI paling menonjol: Sandisk sejak awal 2026 hingga kini naik sekitar 600%; Micron, Dell Technologies, Intel, Seagate, dan Western Digital naik sekitar 200%; Nvidia (NVIDIA, kapitalisasi pasar 5 triliun dolar AS) naik 13% sejak awal tahun.
S&P 500 telah memantul 57% dari titik terendah pasar yang dipicu pernyataan bea masuk “Pembebasan Hari” pada April 2025. SpaceX pekan lalu telah merilis dokumen pengajuan IPO; OpenAI dan Anthropic juga diperkirakan akan melantai, dan investor memandangnya sebagai uji kemampuan pasar untuk menyerap lebih banyak saham AI.
Inti kutipan analis kubu bullish
Morgan Stanley chief U.S. equity strategist Mike Wilson mengatakan: “Apakah ada overhang? Ya, pasar sedang ramai/terdesak. Saham individu bisa mengalami koreksi 15% hingga 20%. Akan ada gelembung, lalu koreksi, tetapi pasar tetap bisa terus bergerak maju.”
Goldman Sachs chief U.S. equity strategist Ben Snider mengatakan, “Biasanya, ‘kondisi yang menandai berakhirnya bull market’ seperti ‘kegilaan spekulasi, penyusutan margin laba’ atau pengetatan suku bunga The Fed ‘tidak ada’.” Direktur strategi pasar kuantitatif di Fidelity Dennis Chisholm mengatakan: “Ada pertukaran imbal hasil risiko yang positif di pasar saham, terutama karena saya menilai pertumbuhan laba lebih berkelanjutan daripada yang dipikirkan orang.”
Peringatan kubu bearish: pernyataan yang telah dikonfirmasi dari Burry dan Tudor Jones
Michael Burry berulang kali memperingatkan bahwa kegembiraan yang menggebu-gebu di Wall Street terhadap AI mirip dengan antusiasme tanpa pandang bulu pada era gelembung internet. Paul Tudor Jones pada awal bulan ini saat diwawancarai CNBC menggambarkan kemakmuran pasar sebagai “masa yang gila”, dan mengatakan: “Kalau harus memilih satu periode, saya pikir kita masih bisa bertahan satu atau dua tahun lagi. Dari sisi price-to-earnings, laba, dan sebagainya, kondisi kita sekarang mirip dengan Oktober atau November 1999.” (Puncak gelembung internet Nasdaq terjadi pada Maret 2000.)
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah 11 kali rekor penutupan tertinggi S&P 500 pada Mei memiliki acuan historis?
S&P 500 mencetak 11 kali rekor penutupan tertinggi pada Mei 2026, sekitar setengah dari seluruh hari perdagangan pada bulan tersebut. Data ini terjadi di tengah latar kuartal pertama dengan hasil yang jauh melampaui ekspektasi dan banyak bank besar yang menaikkan target tahunan, serta merupakan bagian dari kenaikan 11% sejak awal tahun.
Seberapa besar kesenjangan valuasi pasar saat ini dibanding rata-rata historis?
Data FactSet menunjukkan bahwa rasio P/E S&P 500 saat ini sekitar 21 kali dari estimasi laba untuk setahun ke depan, lebih tinggi dari rata-rata 17 kali selama 30 tahun terakhir; premi valuasi sekitar 24%.
Apa arti IPO SpaceX, OpenAI, dan Anthropic bagi pasar?
SpaceX pekan lalu telah merilis dokumen pengajuan IPO; OpenAI dan Anthropic juga diperkirakan akan melantai, sementara jadwalnya masih belum pasti. Investor memandang proses IPO perusahaan teknologi AI ini sebagai tonggak penting berikutnya untuk menguji kemampuan pasar dalam menyerap permintaan/penawaran tersebut.