Kementerian Kehakiman AS mendakwa administrator Dream Market, batangan emas senilai 1,7 juta dolar AS disita di Jerman

BTC-1,47%

美國起訴Dream Market管理員

Pada 17 Mei, BeInCrypto melaporkan bahwa Departemen Kehakiman (DOJ) AS mendakwa Owe Martin Andreasen, warga negara Jerman berusia 49 tahun, karena diduga melakukan pencucian uang senilai sekitar 2 juta dolar AS yang berasal dari pasar darknet Dream Market. Jerman menangkap Andreasen pada 7 Mei, serta menyita sekitar 1,7 juta dolar AS emas batangan dan 2,3 0 ribu dolar AS uang tunai.

Rincian konfirmasi penangkapan dan penyitaan

Berdasarkan dakwaan DOJ dan konfirmasi otoritas Jerman:

Tanggal penangkapan: 7 Mei 2026, otoritas Jerman melakukan penangkapan

Aset yang disita satu: sekitar 1,7 juta dolar AS batang emas

Aset yang disita dua: 2,3 0 ribu dolar AS uang tunai

Aset yang ditemukan lainnya: rekening bank senilai 1,2 juta dolar AS dan rekening kripto (terkonfirmasi terkait dengan Dream Market)

Informasi terdakwa: Owe Martin Andreasen, 49 tahun, warga negara Jerman, nama samaran “Speedstepper” di Dream Market

Konfirmasi cara kerja rencana pencucian uang

Berdasarkan konfirmasi dalam dakwaan DOJ, alur kerja Andreasen adalah sebagai berikut:

Akhir 2022: mengunjungi dompet tidur milik Dream Market

Penggabungan dana: memindahkan dana ke alamat penggabungan yang baru

Mulai Agustus 2023: melalui platform layanan kripto di Atlanta, membeli batang emas dari distributor internasional

Pengiriman emas: distributor mengirim langsung batang emas ke alamat tempat tinggal Andreasen di Jerman

Latar belakang Dream Market dan catatan penegakan hukum yang sudah terkonfirmasi

Dream Market beroperasi pada periode 2013 hingga 2019, dengan puncaknya memiliki hampir 100 ribu daftar produk, sementara pembeli membayar menggunakan Bitcoin (BTC). Berdasarkan data DOJ, platform tersebut terkait dengan:

· penjualan lebih dari 450 kilogram kokain

· penjualan lebih dari 90 kilogram heroin

· peredaran 36 kilogram fentanil

Sebelumnya, tiga orang pengelola telah dihukum dengan nama samaran Oxymonster, KITT3N, dan GOWRON; identitas Speedstepper (Andreasen) baru terkonfirmasi melalui dakwaan ini, sedangkan sebelumnya selama bertahun-tahun penyelidikan tetap tidak diketahui.

Dakwaan yang dikonfirmasi oleh AS dan Jerman

Dakwaan AS: 12 dakwaan, masing-masing dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara

Dakwaan Jerman: dakwaan yang sesuai, masing-masing dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara

Pertanyaan yang sering diajukan

Siapa Speedstepper, dan peran apa yang dimainkannya di Dream Market?

Berdasarkan dakwaan DOJ, Speedstepper adalah nama samaran milik Owe Martin Andreasen, dan ia merupakan pengelola utama Dream Market yang identitasnya lama tidak diketahui. Dream Market adalah pasar darknet yang beroperasi pada 2013 hingga 2019, yang secara sukarela ditutup di bawah tekanan penegakan hukum, dan menjadi sasaran berbagai kasus kejahatan kripto sebelumnya.

Bagaimana Andreasen mencuci kripto Dream Market menjadi aset berwujud?

Berdasarkan dakwaan DOJ, pada akhir 2022 Andreasen kembali mengunjungi dompet Dream Market yang semula dorman; setelah dana kripto digabungkan, mulai Agustus 2023 ia membeli batang emas melalui platform layanan kripto di Atlanta, dan distributor internasional mengirimkannya langsung ke alamat tempat tinggalnya di Jerman.

Apa pola penegakan hukum DOJ terhadap pasar darknet yang sudah ditutup?

Dalam kasus terbaru, DOJ juga berhasil mengembalikan nilai 1 miliar dolar AS dalam bitcoin yang terkait dengan Silk Road. Kasus Dream Market adalah bagian dari penelusuran berkelanjutan DOJ terhadap keuntungan darknet yang sudah tidak aktif; dari empat pengelola utama Dream Market, Andreasen adalah yang terakhir identitasnya dikonfirmasi dan didakwa.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar