Ukraina untuk pertama kalinya memasukkan aset kripto yang disita ke dalam pengelolaan negara, mentransfer 8,3 juta USDT.

Kantor Kejaksaan Agung Ukraina pada 3 Juli dalam pernyataan di Telegram menyatakan, lebih dari 8,3 juta USDT telah dipindahkan ke dompet kripto yang dikendalikan oleh Badan Pencarian, Pelacakan, dan Manajemen Aset Nasional Ukraina (ARMA), menandai pertama kalinya Ukraina secara resmi memasukkan aset kripto sitaan ke dalam pengelolaan negara. Data Chainalysis menunjukkan, volume perdagangan kripto Ukraina menempati peringkat keempat di Eropa.

8,3 Juta USDT Diserahkan ke ARMA: Landasan Hukum Penyerahan Aset Kripto Sitaan Pertama ke Pengelolaan Negara

Pernyataan Kantor Kejaksaan Agung Ukraina mengutip, "Ini adalah pertama kalinya aset kripto sitaan benar-benar diserahkan ke pengelolaan negara." ARMA (nama resmi: Badan Pencarian, Pelacakan, dan Manajemen Aset Nasional) bertanggung jawab mengawasi properti sitaan dalam kasus pidana, dan ini adalah pertama kalinya lembaga tersebut menerima penyerahan properti yang melibatkan aset digital.

ARMA menyelesaikan reformasi menyeluruh pada tahun 2025, sebelumnya lama dikritik karena efektivitas manajemen. Setelah reformasi, lembaga ini mendapat pendanaan ratusan juta euro dari Uni Eropa, dengan tujuan meningkatkan transparansi pengelolaan aset sitaan. 8,3 juta USDT merupakan bagian dari aset sitaan kasus pidana, kini dikelola oleh dompet kripto yang dimiliki ARMA.

Kejahatan Organisasi Hacker dan Daftar Aset Sitaan: Serangan Ransomware, Kerugian 100 Juta Dolar AS, dan Penahanan Empat Tersangka

Berdasarkan pernyataan Kantor Kejaksaan Agung Ukraina dan Biro Investigasi Nasional Amerika Serikat, organisasi hacker yang terlibat dituduh melancarkan serangan siber terhadap individu dan perusahaan di Eropa dan Amerika, mencuri data rahasia lalu memeras dengan tebusan, dan melakukan pencucian uang dengan membeli real estat, mobil, dan aset bernilai tinggi lainnya di Ukraina; kerugian diperkirakan lebih dari 100 juta dolar AS. Aset sitaan dalam kasus ini meliputi:

  • 8,3 juta USDT: telah diserahkan ke dompet kripto yang dikendalikan ARMA

  • 1 juta dolar AS tunai: telah disita

  • Properti: beberapa real estat

  • Kendaraan: beberapa mobil

  • Aset kripto lainnya: termasuk dalam total aset sitaan

Total aset sitaan di atas melebihi 11,1 juta dolar AS; empat tersangka termasuk pengatur yang diduga telah ditahan, dan saat ini masih dalam tahanan.

Status Regulasi Kripto Ukraina: Legalisasi 2022, RUU Uni Eropa Lolos Pembacaan Pertama

Ukraina melegalkan aset virtual pada tahun 2022, dan saat ini sedang mendorong RUU untuk memajaki dan meregulasi pasar kripto mengacu pada model Uni Eropa, sebagai bagian dari rencana Kyiv untuk bergabung dengan Uni Eropa; RUU tersebut telah lolos dalam pembacaan pertama di parlemen tahun lalu.

Menurut data Chainalysis, volume perdagangan kripto Ukraina menempati peringkat keempat di Eropa, menerima sekitar 206,3 miliar dolar AS dari pertengahan 2024 hingga pertengahan 2025; media lokal sebelumnya melaporkan, pejabat pemerintah Ukraina memiliki sekitar 2,8 miliar dolar AS dalam Bitcoin, dan pernah membahas kemungkinan membangun cadangan kripto strategis.

Laporan Royal United Services Institute (RUSI) tahun 2025 memperkirakan, jika Ukraina memperkuat kerangka regulasi kripto, setidaknya dapat memulihkan 10 miliar dolar AS dana curian dan pajak yang hilang, serta memperingatkan bahwa regulasi yang lemah telah membuat Ukraina menghadapi risiko menjadi pusat pencucian uang.

Pertanyaan Umum

Mengapa aset kripto sitaan kali ini dianggap sebagai tonggak sejarah bagi Ukraina?

Berdasarkan pernyataan Kantor Kejaksaan Agung Ukraina, ini adalah pertama kalinya Ukraina secara resmi menyerahkan aset kripto sitaan ke dompet kripto lembaga pengelola negara (ARMA), dan juga pertama kalinya ARMA menerima penyerahan properti yang melibatkan aset digital; sebelumnya ARMA terutama menangani aset fisik (seperti real estat, kendaraan, uang tunai).

Dari kegiatan kriminal apa 8,3 juta USDT yang disita ini berasal?

Berdasarkan pernyataan Kantor Kejaksaan Agung Ukraina dan Biro Investigasi Nasional AS, organisasi hacker yang terlibat dituduh melancarkan serangan ransomware terhadap target di Eropa dan AS, mencuri data rahasia untuk meminta tebusan, dan melakukan pencucian uang di Ukraina; kerugian diperkirakan lebih dari 100 juta dolar AS. Empat tersangka termasuk pengatur telah ditahan; tuduhan pidana spesifik sesuai dokumen pengadilan resmi.

Bagaimana perkembangan regulasi aset kripto Ukraina saat ini?

Ukraina melegalkan aset virtual pada tahun 2022; RUU pajak dan regulasi kripto yang mengacu pada standar Uni Eropa telah lolos pembacaan pertama di parlemen tahun lalu; jadwal pembacaan kedua dan pemberlakuan akhir mengacu pada pengumuman resmi parlemen Ukraina. Ukraina telah mengajukan diri untuk bergabung dengan Uni Eropa, dan penyelarasan regulasi dengan standar Uni Eropa merupakan bagian dari proses aksesi.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar