Menurut Menteri Keuangan AS Scott Bessent, AS telah menyita sekitar $1 miliar dalam mata uang kripto yang terhubung ke Iran. Bessent mengungkapkan aksi tersebut saat memberikan sambutan pada 2026 Reagan National Economic Forum, dengan mengatakan bahwa otoritas telah mengambil alih dompet kripto yang terkait dengan Teheran dan menyebutnya sebagai bagian dari kampanye tekanan keuangan yang lebih luas.
Bessent menuduh bahwa Iran telah memperoleh antara $400 juta dan $500 juta per bulan melalui aktivitas pengelakan sanksi sebelum intervensi AS mengganggu arus pendapatan tersebut. Penyitaan ini merupakan bagian dari Operation Economic Fury, sebuah program yang diluncurkan pada Maret 2026 untuk menargetkan akses Iran ke modal melalui kepemilikan mata uang kripto, rekening bank, dan aset luar negeri.