NDF (non-deliverable forward) USD-KRW 1 bulan ditutup pada 1.459,10 won (MID) pada tanggal 24 (waktu setempat), turun 7,20 won dari penutupan spot pasar valas Seoul sebelumnya di 1.466,60 won pada sesi sebelumnya, menurut pialang luar negeri pada tanggal 27. Dolar menguat secara moderat terhadap euro setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan “tarif substansial dalam waktu dekat” kepada Uni Eropa sebagai balasan atas denda yang dijatuhkan kepada perusahaan teknologi besar AS. Ketidakpastian geopolitik seputar negosiasi Iran-AS dan harga minyak yang berfluktuasi menambah volatilitas pada pasar mata uang dan komoditas.
Trump Mengancam UE dengan Tarif Substansial Gara-Gara Denda Big Tech
Presiden AS Donald Trump menyatakan akan mengenakan “tarif substansial dalam waktu dekat” kepada Uni Eropa sebagai respons terhadap UE yang mendenda perusahaan big tech AS. Ancaman tersebut berkontribusi pada melemahnya euro dan mendukung kenaikan dolar yang moderat di pasar mata uang pada tanggal 24.
Ketegangan Iran-AS dan Upaya Mediasi Pakistan Menekan Harga Minyak
Harga minyak mentah internasional turun intraday setelah muncul laporan bahwa Pakistan, yang bertindak sebagai mediator antara Amerika Serikat dan Iran dengan dukungan dari China, sedang mengejar pembicaraan yang dilanjutkan. Namun, Presiden Trump menunjukkan bahwa ia berdialog secara serius dengan Iran, tetapi akan melakukan serangan skala besar jika tidak ada kesepakatan, sehingga memicu kehati-hatian pasar. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pengiriman September ditutup pada $89 per barel, turun sekitar 3,1% dari sesi sebelumnya. Pasar ekuitas AS menunjukkan kinerja yang beragam karena saham semikonduktor menghadapi tekanan jual yang terkonsentrasi.
PMI Jasa AS Naik ke 53,6 pada Juli dari Pembacaan Pendahuluan
Indeks manajer pembelian (PMI) sektor jasa AS untuk pembacaan pendahuluan bulan Juli mencapai 53,6, menurut S&P Global. Angka tersebut naik 2,4 poin dari 51,2 pada Juni, menandai level tertinggi dalam delapan bulan.
USD-KRW Spot Menyentuh Level Terendah Sejak 7 Mei
Nilai tukar USD-KRW ditutup pada 1.458,50 won pada pukul 6 pagi tanggal 25, level terendah sejak level terendah 7 Mei, didorong sentimen penjualan serta faktor penawaran-permintaan. Kutipan bid berada di 1.458,90 won dan ask di 1.459,30 won pada tanggal 24. Indeks USD (USD Index) ditutup pada 101,478. USD-JPY diperdagangkan pada 163,847 yen, EUR-USD pada 1,13669 dolar, dan USD-CNY offshore pada 6,7702 yuan.
FAQ
Apa yang menyebabkan USD-KRW NDF turun pada tanggal 24?
USD-KRW 1 bulan NDF ditutup pada 1.459,10 won pada tanggal 24 (waktu setempat), turun 7,20 won dari penutupan spot Seoul sebelumnya di 1.466,60 won, karena dolar menguat secara moderat terhadap euro setelah ancaman tarif UE dari Trump.
Mengapa harga minyak turun meski ada ketegangan geopolitik?
WTI turun sekitar 3,1% menjadi $89 per barel setelah laporan bahwa Pakistan memediasi pembicaraan ulang Iran-AS dengan dukungan China, meski peringatan Trump tentang serangan skala besar jika negosiasi gagal membuat pasar tetap berhati-hati.
Seberapa tinggi PMI jasa AS mencapai pada bulan Juli?
Pembacaan pendahuluan PMI jasa Juli naik menjadi 53,6, naik 2,4 poin dari 51,2 di bulan Juni dan menjadi yang tertinggi dalam delapan bulan, menurut S&P Global.