Pada Kamis (7 Mei), kontrak berjangka minyak mentah WTI melonjak melewati $108 per barel, naik hampir 15% pekan ini, karena konflik Timur Tengah yang berkelanjutan secara efektif menutup Selat Hormuz, mengganggu arus energi global utama. Presiden AS Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mempertahankan blokade angkatan laut terhadap Iran sampai perjanjian nuklir tercapai. Stok minyak mentah dan bahan bakar AS turun tajam, sementara ekspor melonjak hingga rekor tertinggi lebih dari 6 juta barel per hari, mencerminkan kondisi pasokan global yang semakin ketat. Otoritas Iran memperingatkan akan mengambil langkah balasan jika blokade berlanjut.
Related News
Geopolitik dan Pasar Kripto: Bagaimana Pertarungan AS-Iran di Selat Hormuz Mempengaruhi Pergerakan Bitcoin
Wall Street “transaksi NACHO” menggantikan TACO, krisis di Hormuz mendorong harga minyak
MOU damai Iran-AS terbit? Harga minyak jatuh, saham AS mencetak rekor baru tertinggi, Bitcoin naik hingga 82K