JTBC, Entitas Anak Grup Sentral Lainnya Menghadapi Permintaan Audit Terkait Praktik Akuntansi

Menurut Yonhapnews, pemegang obligasi JTBC dan afiliasi Central Group lainnya mengajukan permohonan audit kepada Otoritas Jasa Keuangan Korea Selatan pada 24 Juli, sebagaimana dilaporkan pada 26 Juli. Kuasa hukum pemegang obligasi mempertanyakan perlakuan akuntansi atas 226 miliar won dalam sekuritas hibrida yang diterbitkan JTBC sejak 2023, dengan catatan bahwa sebagian besar langganan berasal dari perusahaan yang berafiliasi dengan grup atau special purpose vehicle. Kuasa hukum menuduh JTBC mungkin telah menyamarkan penurunan permodalan dengan menggunakan nilai modal buku yang dibesar-besarkan saat menjual obligasi kepada individu. Selain itu, ditemukan perbedaan antara penggunaan dana yang disebutkan dan penerapan sebenarnya, termasuk 20 miliar won dalam sekuritas yang diterbitkan pada Maret yang ditetapkan untuk dana operasional tetapi dilaporkan digunakan untuk transaksi call option. JTBC menyatakan gagal bayar atas 20,6 miliar won dalam pinjaman sekuritisasi pada 12 Juni dan mengajukan permohonan proses restrukturisasi pada 15 Juni.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
FawzieRvip
· 50menit yang lalu
https://gate.com/post?post_id=22965027&tim=AAcdAAwJWFdXUCcOAREFAF9YHlUIDAO0O0OO0O0O&ref=VQVGXVFWUQ&ref_type=105
Balas0