Kementerian Keuangan AS pada Selasa menjatuhkan sanksi kepada Nobitex, bursa kripto terbesar milik Iran, bersama tiga platform perdagangan lain yang berbasis di negara tersebut. Tindakan ini merupakan bagian dari kampanye administrasi Trump “Economic Fury” terhadap jaringan keuangan Teheran. Kantor Pengendalian Aset Asing Kementerian Keuangan (OFAC) mengatakan Nobitex memproses lebih dari 50 persen dari seluruh arus masuk aset digital Iran pada 2025 dan menjadi pemain kunci dalam penghindaran sanksi, pendanaan terorisme, serta transaksi yang terkait dengan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran. Nobitex sudah lama menjadi salah satu pilar ekosistem kripto Iran dan tetap berada di luar sanksi Barat meski mendapat sorotan dari perusahaan analitik blockchain dan anggota legislatif.
Sanksi OFAC kepada Pimpinan dan Rekan Pendiri Nobitex
Kementerian Keuangan memperluas sanksi terhadap ketua dan rekan pendiri Nobitex Amir Hossein Rad, CEO saat ini Seyed Ali Khoee, serta rekan pendiri Ali dan Mohammad Kharrazi. Saudara Kharrazi berasal dari salah satu keluarga paling terhubung secara politik di Iran.
Investigasi Reuters Kaitkan Saudara Kharrazi dengan Kepemimpinan Tertinggi Iran
Investigasi Reuters yang diterbitkan bulan lalu mengidentifikasi saudara Kharrazi sebagai kerabat dari kepemimpinan tertinggi Iran. Investigasi tersebut melaporkan bahwa ratusan juta dolar yang terkait dengan entitas Iran yang disanksi telah mengalir melalui bursa mereka.
Menkeu Bessent Bahas Penggunaan Kripto Iran
“Sementara ekonomi Iran sedang terpuruk, rezim telah memilih untuk mengambil alih teknologi aset digital untuk agenda korupnya sendiri, termasuk mengelakkan sanksi dan memindahkan kekayaan keluar dari negara,” kata Menteri Keuangan Scott Bessent dalam sebuah pernyataan.
Kementerian Keuangan Tetapkan Tiga Bursa Kripto Iran Tambahan
Kementerian Keuangan juga menetapkan bursa kripto Iran Wallex, Bitpin, dan Ramzinex. OFAC menuduh platform tersebut memfasilitasi transaksi kepada IRGC dan entitas lain yang disanksi.
Penyitaan Aset Kripto Iran AS Hampir Tembus 500 Juta Dolar
Aksi ini terjadi kurang dari sepekan setelah Bessent mengatakan AS telah menyita sekitar 1 miliar dolar dalam kripto Iran, naik dari perkiraan 500 juta dolar yang diungkap pada akhir April. Namun, pengumuman Kementerian Keuangan pada Selasa mengacu kembali ke estimasi sebelumnya yaitu “hampir 500 juta dolar” dalam aset kripto yang disita.
FAQ
Apa yang disanksikan Kementerian Keuangan AS pada Selasa?
Kementerian Keuangan AS pada Selasa menjatuhkan sanksi kepada Nobitex, bursa kripto terbesar milik Iran, bersama tiga platform perdagangan Iran lainnya (Wallex, Bitpin, dan Ramzinex) sebagai bagian dari kampanye “Economic Fury”. OFAC juga menjatuhkan sanksi kepada ketua Nobitex Amir Hossein Rad, CEO Seyed Ali Khoee, serta rekan pendiri Ali dan Mohammad Kharrazi.
Mengapa OFAC menargetkan Nobitex?
OFAC mengatakan Nobitex memproses lebih dari 50 persen dari seluruh arus masuk aset digital Iran pada 2025 dan menjadi pemain kunci dalam penghindaran sanksi, pendanaan terorisme, serta transaksi yang terkait dengan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran. Investigasi Reuters yang diterbitkan bulan lalu melaporkan bahwa ratusan juta dolar yang terkait dengan entitas Iran yang disanksi telah mengalir melalui bursa tersebut.
Seberapa banyak kripto Iran yang disita AS?
Kurang dari sepekan sebelum pengumuman Selasa, Menteri Keuangan Bessent mengatakan AS telah menyita sekitar 1 miliar dolar dalam kripto Iran, naik dari perkiraan 500 juta dolar yang diungkap pada akhir April. Pengumuman Kementerian Keuangan pada Selasa merujuk ke estimasi sebelumnya yaitu “hampir 500 juta dolar” dalam aset kripto yang disita.